Arsenal menunjukkan minat kuat untuk merekrut Noni Madueke dari Chelsea, dengan laporan yang menyatakan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan pribadi dengan sang pemain berusia 23 tahun tersebut.

Madueke dipandang sebagai opsi untuk menambah kedalaman di posisi sayap kanan, meskipun ia juga mampu beroperasi di sayap kiri. FOOTBALL ONLY, akan membahas informasi menarik mengenai sepak bola hari ini, simak pembahasan ini.
Cadangan Mahal Sebagai Pengganti Saka
Madueke tampil cukup impresif musim lalu dengan bermain 84 persen dari total menit di Premier League, sebagian besar di posisi sayap kanan. Ia merupakan pemain yang mampu mengisi peran yang selama ini dipegang Bukayo Saka. Mengeluarkan 50 juta pounds untuk pelapis mungkin terdengar berlebihan, tapi jika melihat kebutuhan dan potensi pemain, itu bisa menjadi langkah yang tepat.
Kebutuhan akan pemain pengganti yang kompeten menjadi penting mengingat ketergantungan Arsenal terhadap Saka. Musim lalu, Saka sempat absen selama tiga bulan karena cedera hamstring, dan performa tim sempat terganggu. “Ketiadaan Saka di lini depan benar-benar mempengaruhi hasil pertandingan, sehingga Arsenal sadar bahwa mereka perlu pengganti yang sepadan,” tambahnya.
Investasi ini juga sebagai antisipasi jika Saka harus istirahat atau menghadapi cedera di masa mendatang. Selain itu, Madueke diproyeksikan bisa memberikan opsi rotasi yang lebih banyak. Dengan kedalaman skuad yang lebih baik, Arsenal dapat menjaga performa tim tetap tinggi sepanjang musim.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Potensi Madueke Sebagai Pesaing di Sayap Kiri

Selain sebagai pelapis Saka di kanan, peluang Madueke bermain di sisi kiri juga cukup besar. Ia mulai mencoba posisi tersebut pada akhir musim lalu dan tampil cukup meyakinkan saat melawan tim-tim besar seperti Liverpool dan Manchester United. Kemampuan Madueke bermain di kedua sayap memberi Arsenal fleksibilitas taktis yang sangat berharga.
Martinelli yang selama ini menjadi pilihan utama di sisi kiri tidak tampil konsisten musim lalu, sehingga Arsenal mencari alternatif. Jika Madueke mampu menunjukkan performa yang stabil di posisi ini, ia berpotensi menjadi pesaing utama Martinelli. Performa awalnya di akhir musim menunjukkan bahwa dia bisa diandalkan untuk mengisi kekosongan tersebut.
Namun, perlu diingat bahwa sampel data yang ada masih terbatas. Meski performa di laga besar cukup menjanjikan, Arsenal membutuhkan konsistensi dan adaptasi lebih lanjut. Madueke harus membuktikan bahwa dia mampu tampil baik secara reguler di posisi kiri agar investasi ini benar-benar berbuah hasil.
Baca Juga: Jhon Duran Resmi Dipinjamkan Fenerbahce dari Al Nassr
Statistik Membuktikan Kualitas dan Potensi Madueke
Dari segi statistik, Madueke menunjukkan performa yang eksplosif dan berbahaya di lapangan. Ia mencatat rata-rata 3,5 tembakan per 90 menit, posisi kelima tertinggi di Premier League. Ini menunjukkan bahwa dia adalah ancaman nyata di depan gawang lawan.
Selain itu, dalam kategori expected goals non-penalti (xG), Madueke mencatat 0,42 per 90 menit mengungguli banyak pemain non-striker lainnya. Ia juga masuk tiga besar dalam jumlah sentuhan di kotak penalti lawan dengan rata-rata 8,8 per 90 menit, hanya di bawah Mohamed Salah.
“Statistik ini membuktikan bahwa dia memiliki efisiensi tinggi dalam menciptakan peluang nyata,” lanjutnya. Ketika bermain di sisi kiri, meskipun jumlah tembakannya menurun, angka xG tetap stabil, menunjukkan efisiensi yang menjanjikan. Ini artinya, meski peluangnya lebih sedikit, Madueke tetap mampu menghasilkan peluang berbahaya.
Keunggulan Mobilitas dan Kemampuan Menembak Dua Kaki
Salah satu keunggulan utama Madueke adalah kemampuannya menembak dengan kedua kaki secara seimbang. Rasio penggunaan kaki kanan dan kirinya hampir sama, yang jarang dimiliki pemain muda. “Kemampuan ini memberi dia fleksibilitas taktis, bisa bermain di berbagai posisi dan situasi,” kata pelatih.
Selain itu, Madueke unggul dalam melakukan progressive carry membawa bola menuju ke gawang dengan rata-rata 6,1 per 90 menit. Ia sering melakukan aksinya sendiri untuk menciptakan peluang. “Kemampuan membawa bola secara agresif dan efektif ini sangat berharga di era sepak bola modern yang cepat dan dinamis,” tambahnya.
Fleksibilitas dalam pergerakan dan kemampuan menembak dari berbagai posisi memberi Arsenal opsi taktis yang lebih banyak. Ia dapat melebar, menusuk ke dalam, atau melebar ke sisi lain sesuai kebutuhan pertandingan. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi mengenai berita sepak bola terbaru lainnya hanya dengan klik footballonly987.com.
