Keberhasilan Arsenal menembus Final Piala Carabao menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol itu menyebut pencapaian ini sebagai sesuatu yang “ajaib” dan menjadi vitamin terbaik bagi timnya di tengah jadwal pertandingan yang sangat padat.

Arsenal memastikan langkah ke final setelah menyingkirkan Chelsea dengan agregat 4-2. Gol tunggal Kai Havertz pada menit-menit akhir laga leg kedua cukup untuk mengunci kemenangan 1-0 dan membawa The Gunners ke final piala domestik pertama mereka dalam enam tahun terakhir.
Bagi Arteta, momen ini lebih dari sekadar hasil pertandingan. Ia menilai perjalanan menuju final menunjukkan karakter, kerja keras, dan kebersamaan tim yang semakin kuat sepanjang musim.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Laga Berat Kontra Chelsea di Emirates Stadium
Pertandingan di Stadion Emirates berlangsung dalam kondisi cuaca dingin dan hujan deras, membuat tempo permainan berjalan lambat dan penuh duel fisik. Chelsea memilih pendekatan hati-hati yang membuat laga terasa melelahkan bagi kedua tim.
Meski memasukkan Cole Palmer dan Estêvão pada menit ke-60, Chelsea gagal meningkatkan daya gedor mereka. Arsenal justru tampil lebih disiplin dalam bertahan sambil menunggu momen yang tepat untuk menyerang.
Kesabaran Arsenal akhirnya terbayar melalui gol Kai Havertz di menit akhir. Gol tersebut menjadi bukti efektivitas Arsenal dalam memanfaatkan peluang krusial di pertandingan besar.
Baca Juga: Arsenal Masih Menjajaki Opsi untuk Memperluas Stadion Emirates
Arteta dan Mimpi Trofi di Wembley

Arteta mengungkapkan kebahagiaannya melihat atmosfer positif di dalam klub setelah kemenangan ini. Ia menyebut kemenangan sebagai sumber energi tambahan yang sangat penting, terutama saat tim harus bermain setiap tiga hari sekali.
Menurut Arteta, kegembiraan, senyuman, dan kepercayaan diri para pemain terlihat jelas setelah laga. Hal ini menjadi sinyal bahwa Arsenal berada di jalur yang tepat untuk kembali bersaing memperebutkan trofi.
Final Piala Carabao di Wembley pada 22 Maret nanti akan mempertemukan Arsenal dengan Manchester City atau Newcastle United. Arteta menegaskan timnya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin tanpa melupakan fokus di Liga Inggris.
Kai Havertz dan Momentum Kebangkitan Arsenal
Gol ke gawang Chelsea menjadi momen emosional bagi Kai Havertz, mengingat lawan tersebut adalah mantan klubnya. Ia merayakan gol dengan menunjuk lambang Arsenal, sebagai simbol apresiasi dan rasa bangkit setelah masa sulit.
Arteta mengaku sangat bahagia melihat Havertz kembali tersenyum setelah melewati tahun yang berat akibat cedera hamstring dan lutut. Ia menilai sang pemain pantas mendapatkan momen spesial tersebut.
Bagi Arsenal, kebangkitan Havertz menjadi pertanda positif menjelang fase penting musim ini. Jika performa ini terus berlanjut, Final Piala Carabao bisa menjadi titik awal kembalinya Arsenal ke jalur juara. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballonly987.com.
