Kepindahan N’Golo Kante ke Fenerbahce menjadi salah satu kabar besar di bursa transfer musim ini. Klub raksasa Turki tersebut resmi mengonfirmasi perekrutan mantan gelandang Leicester City dan Chelsea itu dari Al Ittihad.

Transfer ini sempat diwarnai ketidakpastian setelah pembicaraan antara kedua klub mengalami hambatan. Namun pada akhirnya, Fenerbahce berhasil mengamankan jasa pemain berusia 34 tahun tersebut untuk memperkuat lini tengah mereka.
Bagi Kante, kepindahan ini menandai kembalinya ia ke sepak bola Eropa setelah dua musim berkiprah di Liga Pro Saudi. Kehadirannya langsung menambah kualitas dan pengalaman di skuad Fenerbahce.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Proses Transfer yang Sempat Berjalan Rumit
Awalnya, Kante diperkirakan akan bertahan di Al Ittihad setelah negosiasi mengalami kebuntuan. Pihak Fenerbahce bahkan sempat menyalahkan klub Arab Saudi tersebut karena dianggap menggagalkan proses transfer.
Menurut pernyataan dari pihak Turki, Al Ittihad disebut tidak mematuhi peraturan FIFA terkait pendaftaran transfer. Hal ini membuat kepindahan Kante sempat tertunda dan menimbulkan spekulasi di berbagai media.
Namun situasi akhirnya mereda setelah Al Ittihad mengunggah pesan perpisahan untuk Kante di media sosial X. Klub Saudi itu mengonfirmasi bahwa mereka telah menyetujui penjualan sisa kontrak sang pemain.
Baca Juga: Rencana Impian Newell’s Old Boys untuk Memulangkan Lionel Messi pada 2027
Rekam Jejak Gemilang N’Golo Kante

N’Golo Kante dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dalam satu dekade terakhir. Namanya melejit saat membawa Leicester City menjuarai Liga Premier Inggris musim 2015/2016, sebuah pencapaian yang dianggap sebagai keajaiban sepak bola modern.
Kesuksesan itu berlanjut bersama Chelsea, di mana Kante kembali menjuarai Liga Premier pada musim 2016/2017. Ia juga menjadi bagian penting saat The Blues menjuarai Liga Champions pada tahun 2021.
Di level internasional, Kante merupakan bagian dari skuad Prancis yang menjuarai Piala Dunia 2018. Konsistensi, kerja keras, dan kemampuan membaca permainan membuatnya dihormati oleh lawan maupun rekan setim.
Peran Kante dalam Ambisi Fenerbahce
Kehadiran Kante diharapkan membawa dampak besar bagi Fenerbahce, baik dari sisi permainan maupun mentalitas tim. Pengalamannya bermain di level tertinggi Eropa diyakini bisa menjadi panutan bagi pemain muda.
Kante juga menjadi gelandang Prancis kedua yang direkrut Fenerbahce pada jendela transfer ini, setelah sebelumnya mendatangkan Matteo Guendouzi. Kombinasi keduanya di lini tengah berpotensi menjadi kekuatan utama klub asal Istanbul tersebut.
Dengan ambisi besar di kompetisi domestik dan Eropa, Fenerbahce berharap Kante mampu menjadi kunci stabilitas tim. Kembalinya sang gelandang ke Eropa pun menjadi babak baru yang menarik dalam perjalanan kariernya. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballonly987.com.
